Kamis, 17 November 2011

LAPORAN PPL-REAL PUTU SUTRISNA TAHUN 2011 DENPASAR BARAT
















LAPORAN AKHIR PPL – REAL
DI SEKOLAH DASAR NO. 24 DAUH PURI
PADA SEMESTER GANJIL 2011 / 2012




OLEH :
                        NAMA           :           I PUTU SUTRISNA
                        NIM                :           0811031367
                        JURUSAN     :           S1 PGSD
                        FAKULTAS :           ILMU PENDIDIKAN




LEMBAGA PENGEMBANGAN PENGALAMAN LAPANGAN
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA SINGARAJA
OKTOBER 2011





















LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN  INI TELAH DIBACA DAN DISETUJUI
SEBAGAI KELENGKAPAN TELAH MELAKSANAKAN
PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN




Pada
Hari           :  Jumat
Tanggal     :  28 Oktober 2011








Dosen Pembimbing




Drs. I Wayan Rinda S. S.Pd, M.Si
NIP. 1950 1230 1977 121 001
                                Guru Pamong




                                  Ni Made Meni,S.Pd
                                  NIP. 1969 1231 1988 042 002


                                                           

Mengetahui
Kepala Sekolah Dasar No. 24 Dauh Puri



Drs. Ida Bagus Putu Arthana
NIP. 1954 1211 1977 011 004

















PERNYATAAN

Dengan ini saya
         Nama              : I PUTU SUTRISNA
         NIM                : 0811031367
         Jur/Fak            : S1 PGSD/ILMU PENDIDIKAN
                        Judul laporan : Laporan Akhir PPL-Real di Sekolah Dasar No. 24 Dauh  Puri

Menyatakan bahwa laporan atau karya tulis ini dengan seluruh isi dan pengungkapannya memang benar tulisan asli saya sendiri dengan tidak melakukan penjiplakan dan penyampaian dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan kode etik yang berlaku dalam masyarakat keilmuan dan HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual).
Atas pernyataan ini, saya siap menanggung sanksi yang dijatuhkan kepada saya apabila kemudian ditemukan adanya pelanggaran atas etika keilmuwan dalam laporan saya ini, atau ada klaim terhadap keaslian karya saya ini.



Denpasar, 28 Oktober 2011
Yang membuat pernyataan



                                   I Putu Sutrisna
       NIM. 0811031367















KATA PENGANTAR

            Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat-Nyalah penulis dapat menyusun dan menyelesaikan laporan ini tepat pada waktunya.
            Penulis menyadari bahwa tersusunnya laporan ini tidak lepas dari bantuan, bimbingan dan arahan dari berbagai pihak, baik secara material maupun non material. Untuk itu pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :
  1. Bapak Drs. DB Kt. Ngr. Semara Putra, S.Pd,M.FOr selaku Ketua UUP-II Denpasar.
  2. Bapak Drs, I Wayan Rinda S.S.Pd, M.Si selaku Dosen Pembimbing.
  3. Bapak Drs. Ida Bagus Putu Arthana  selaku Kepala Sekolah SD No. 24 Dauh Puri.
  4. Ibu Made Meni, S.Pd sebagai Guru Pamong yang sangat membantu dalam pelaksanaan PPL-Real
  5. Bapak / Ibu Guru di SD. No. 24 Dauh Puri atas Sumbangsih informasi dan bantuannya.
  6. Rekan sejawat yang tidak dapat disebutkan satu persatu namanya yang telah memberikan masukan dan bantuan dalam penyunan laporan ini.

Penulis juga menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu, kritik dan saran dari pembaca yang bersifat membangun penulis harapkan, demi kesempurnaan penyusunan laporan selanjutnya. Dan semoga laporan ini bermanfaat bagi penulis khususnya dan pembaca pada umumnya.

                                                                                       Denpasar, 28 Oktober 2011


                                                       Penulis











DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN............................................................................ i
KATA PENGANTAR..................................................................................... ii
PERNYATAAN.............................................................................................. iii
DAFTAR ISI................................................................................................... iv
DAFTAR LAMPIRAN................................................................................... v
BAB I  PENDAHULUAN.............................................................................. 1
1.1        Latar Belakang............................................................................ 1
1.2        Tujuan.......................................................................................... 1
1.3        Manfaat....................................................................................... 2
BAB II  GAMBARAN SINGKAT SD NO. 24 DAUH PURI...................... 3
2.1       Struktur Organisasi....................................................................... 3
2.2       Lingkungan Fisik dan Non Fisik Sekolah.................................... 4
BAB III  HASIL PPL DAN PEMBAHASAN.............................................. 20
3.1    Hasil PPL.................................................................................... 20
3.1.1        Dalam Kegiatan Pembelajaran...................................... 20
3.1.2        Dalam Kegiatan Non-Mengajar.................................... 21
3.2    Pembahasan................................................................................ 22
3.3    Temuan Yang Bermakna............................................................ 26
BAB IV  PENUTUP........................................................................................ 26
4.2      Simpulan.............................................................................................. 28
4.3      Saran – saran........................................................................................ 28
LAMPIRAN-LAMPIRAN

 









DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1     Program Kerja PPL-Real
Lampiran 2     Bagan Struktur Organisasi
Lampiran 3     Bagan Struktur Organisasi Komite/Dewan Sekolah
Lampiran 4     Daftar Urut Kepangkatan Pegawai / Guru
Lampiran 5     Daftar Nama-nama Guru / Pegawai
Lampiran 6     Daftar Nama-nama Guru Pamong
Lampiran 7     Data Murid Menurut Kelas dan Jenis Kelamin
Lampiran 8     Data Murid Menurut Agama
Lampiran 9     Jadwal Pelajaran
Lampiran 10   Tugas Dan Kewajiban Guru
Lampiran 11   Visi dan Misi Sekolah
Lampiran 12   Daftar Jadwal Kegiatan Mengajar
Lampiran 13   Tata Tertib Berpakaian
Lampiran 14   Tata Tertib Guru Piket
Lampiran 15   Tata Tertib Waktu
Lampiran 16   Tata Tertib Orang Tua
Lampiran 17   Sepuluh Dasar Kemampuan Guru
Lampiran 18   Denah Sekolah
Lampiran 19   Surat Keterangan
Lampiran 20   Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang diujikan
Lampiran 21   Struktur Organisasi Mahasiswa PPL-Real


















BAB I
PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang

Dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas diperlukan profesionalisme bagi calon guru, khususnya guru Sekolah Dasar. Maka dari itu dalam pencapaian hal tersebut diprogramkan bagi mahasiswa calon guru seperti Program Pengenalan Lapangan Awal (PPL Awal), Micro Teaching, dan Pengenalan Lapangan Real (PPL Real). PPL Real merupakan muara dari program pendidikan yang telah dihayati dan dialami mahasiswa calon guru di bangku kuliah, maka PPL dapat diartikan sebagai suatu program yang merupakan ajang pelatihan untuk menerapkan berbagai pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam rangka pembentukan professionalisme guru yang sesuai dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni sesuai dengan tuntutan undang-undang pendidikan nasional. Melalui PPL Real ini juga akan membantu mahasiswa sebagai calon guru agar lebih mengenal situasi lingkungan lapangan kerja mereka nantinya serta sangat relevan untuk membentuk profesionalisme guru. Dalam program PPL Real ini dilaksanakan pula latihan mengajar terbimbing dan latihan mengajar mandiri.
Pelaksanaan PPL Real ini juga menuntun mahasiswa sebagai calon guru untuk membuat laporan hasil dari kegiatan Observasi/Orientasi selama melaksanakan kegiatan di SD. Pembuatan laporan ini adalah salah satu syarat agar dapat mengikuti ujian PPL Real.

1.2  Tujuan
Secara umum PPL-Real adalah untuk melatih Calon Guru agar memiliki kemampuan memperagakan kinerja dalam situasi nyata dalam kegiatan mengajar maupun tugas – tugas keguruan lainnya. Secara khusus PPL-Real bertujuan agar mehasiswa dapat menimba dan menyerap pengalaman secara langsung  dan cermat tentang :
a)      Mengenal secara cermat lingkungan fisik,administratif,akademik, sosial-psikologis sekolah dan sistim pengelolaan yang dikembangkan
b)      Menguasai dan mampu mengembangkan berbagai ketrampilan dasar mengajar
c)      Dapat menerapkan berbagai kemampuan profesional keguruan secara utuh dan terpadu dalam situasi nyata
d)     Mampu mengembangkan aspek pribadi dan sosial dilingkungan sekolah
e)      Menarik kesimpulan nilai edukatif dari penghayatan dan pengalaman selama latihan melalui refeksi dan menuangkan hasil refleksi itu dalam bentuk laporan 

1.3  Manfaat
Adapun manfaat yang didapat selama mengikuti kegiatan PPL adalah sebagai berikut.
a)      Pengalaman selama PPL Real yang dapat digunakan sebagai modal dasar dalam mengembangkan profesionalitas sebagai seorang guru kelak di Sekolah Dasar.
b)      Pengalaman selama mengikuti PPL Real akan sangat bermakna bagi calon guru pada saat mengemban tugas nyata di sekolah.
c)      Mahasiswa akan mengetahui watak dan karakteristik dari tiap-tiap siswa yang jenjangnya berbeda-beda.
d)     Berbagai pengalaman yang berhasil diserap dalam PPL Real secara langsung/tidak langsung, akan bermakna bagi lulusan dalam mengalami kehidupan di masyarakat


BAB II
GAMBARAN SINGKAT SD NO. 24 DAUH PURI

2.1    Struktur Organisasi
        Sekolah Dasar NO. 24 Dauh Puri terletak di Jalan Serma Made Pil No. 35 Denpasar Barat. Sekolah ini didirikan pada tanggal 1 Juli 1985  yang berstatus negeri yang sekarang berada di bawah pimpinan Drs. Ida Bagus Putu Arthana. Kondisi sekolah ini baik. Hal ini dapat dilihat dari bangunan sekolah yang terawat dan halaman sekolah yang bersih. Kebun – kebun juga sudah tertata dengan rapi. Ini berkat peranan guru dengan siswa yang selalu aktif merawat sekolah dengan baik, dimana setiap harinya siswa menyapu halaman sesuai dengan piket masing- masing dan juga dengan pantauan/ pengawasan guru. Sehingga suasana sekolah menjadi nyaman.
Seperti halnya sekolah – sekolah lainnya sekolah ini memiliki struktur organisasi tersendiri. Untuk lebih jelasnya tabel struktur organisasi Sekolah  terlampir.

2.2    Lingkungan Fisik dan Lingkungan Sekolah
Pada awal melakukan PPL – Real, setelah mengadakan perkenalan dan serah terima di Sekolah setempat baik dengan Kepala Sekolah dan staf guru dan pegawai, diadakan observasi dan orientasi selama dua minggu sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh Lembaga ( LPPL). Kegiatan orientasi atau observasi dilakukan untuk melihat atau mengamati secara langsung keadaan sekolah, kegiatan yang ada di dalam kelas maupun di luar kelas. Adapun data – data yang diperoleh pada observasi orientasi antara lain sebagai berikut :
 Nama Sekolah                     :  SD No. 24 Dauh Puri
 Alamat Sekolah                   :  Jln. Serma Made Pil, No. 35 Kecamatan Denpasar Barat
 Nara Sumber                       :  1. Drs. Ida Bagus Putu Arthana
                                                2. Bapak Dwi Gunadi, A.Ma.Pd
                                                3. Ibu Made Meni,S.Pd
 Tanggal Pengamatan           :  8  s/d 22 Agustus 2011
      Pada saat pelaksanaan PPL-Real di SD dilakukan pengamatan dan observasi. Cara yang dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai data – data yang ada di sekolah SD No.24 Dauh Puri yaitu dengan wawancara dan diskusi baik dengan guru, pegawai, dan para siswa. Dari wawancara dan pengamatan yang dilakukan, diperoleh informasi data –data mengenai :
A. Keadaan Fisik Sekolah
1) Luas tanah                                :  16 Are
2) Jumlah Ruang kelas                  :  10 kelas
3) Ukuran rerata ruang kelas         :  7 x 9 m2
4) Jumlah bangunan lain yang ada :
a). Padmasana                   , luasnya 4 x 4 m2
b). Rumah guru                 ,  luasnya 6 x 6 m2
c). Kantin                          , luasnya 3 x 4 m2
d). Tempat parkir              , luasnya 5 x 5 m2
e). Penunggun karang       , luasnya 2,5 x 2,5 m2
f.) Kamar mandi                , luasnya 4 x 6 m2
5) Lapangan olah raga di Sekolah ini berjenis lapangan terbuka. Lapangan ini beralaskan paping sehingga lapangan ini sangat bersih. Lapangan ini disamping digunakan untuk berolah raga juga digunakan untuk melakukan upacara bendera. Ukuran dari lapangan tersebut 12 x 25 m2 (300 m2)

B. Keadaan Lingkungan Sekolah
1) Jenis bangunan yang mengelilingi sekolah :
      Karena letak Sekolah ini di tengah perkotaan maka sekolah itu dikelilingi oleh perumahan, pasar dan pertokoan. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut :
      Sebelah Utara           :  Masjid dan Perumahan
      Sebelah Timur          :  SD No. 8 Dauh Puri dan Perumahan
      Sebelah Selatan        :  Pasar Sanglah dan Pertokoan
      Sebelah Barat           :  Jalan Raya Serma Made Pil

2) Kondisi Lingkungan
     Kondisi lingkungan di SD 24 Dauh Puri sangat strategis walaupun suasananya sangat ramai karena letaknya yang dekat pasar dan di pertokoan tetapi tidak mengurangi kenyamanan pada saat melaksanakan kegiatan pembelajaran. Disamping itu juga kenyamanan dan kerindangan sekolah sudah dijaga dan ditata rapi hal ini bisa terlihat dari kebun yang terawat dengan baik.

C.    Fasilitas Sekolah
1)      Fasilitas perpustakaan
Ruang Perustakaan SD No. 24 Dauh Puri dilihat dari jumlah buku, penataan dan pengelolaannya kondisinya sangat baik, karena dikelola oleh pegawai yang secara khusus bertugas mengelola perpustakaan. Dimana buku dari perpustakaan berasal dari sumbangan Departemen pendidikan, Sumbangan walimurid, dan dana BOS. Penataan buku di perpustakaan ini diklasifikasikan menurut jenis buku, adapun rinciannya adalah sebagai berikut :
a). Klasifikasi Non Fiksi
      Judul buku      :  Pertanian
      Jumlah buku    :  126 Eksemplar
b). Klasifikasi Fiksi
      Jenis buku       :  Bacaan Umum
      Jumlah buku    :  1119  Eksemplar
c). Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Fisika
      Jumlah buku    :  78  Eksemplar
d).   Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Agama Islam
      Jumlah buku    :  23  Eksemplar
e).  Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Koprasi
      Jumlah buku    :  14  Eksemplar
f).  Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Geografi dan Sejarah Umum
      Jumlah buku    :  88  Eksemplar
g).  Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Teknologi Ke IPA an
      Jumlah buku    :  88  Eksemplar
h).  Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Seni Musik
      Jumlah buku    :  17  Eksemplar
i).   Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Olah Raga
      Jumlah buku    :  10  Eksemplar
j).   Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Biologi
      Jumlah buku    :  182  Eksemplar
k).  Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Seni Rekreasi
      Jumlah buku    :  19  Eksemplar
l).   Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Keterampilan
      Jumlah buku    :  24  Eksemplar
m). Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Menggambar Dekorasi
      Jumlah buku    :  24  Eksemplar
n).  Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Penemu
      Jumlah buku    :  28  Eksemplar
o).  Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Agama Hindu
      Jumlah buku    :  148  Eksemplar
p).  Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Peternakan
      Jumlah buku    :  32  Eksemplar
Perpustakaan SD No. 24 Dauh Puri tertata dengan rapi karena ada petugas yang bertanggung jawab menata dan mengawasi perpustakaan perpustakaan juga sekaligus menjadi tempat kami berdiskusi dan mengerjakan tugas-tugas selama melaksanakan PPL.

2) Laboratorium
Laboratorium di Sekolah terdapat pada ruangan khusus yang perlengkapannya terdiri atas Alat-alat peraga IPA, KIT IPA, Alat peraga matematika ruang laboratorium juga disebut ruang multimedia.

3) Ruang BK ( Bimbingan Konseling)
Di SD No. 24 Dauh Puri belum memiliki ruang BK secara mengkhusus. Jika ada siswa yang bermasalah di tangani langsung oleh guru kelas.

4) Ruang UKS
Ruang UKS di SD No. 24 Dauh Puri terdapat pada ruangan khusus yang di dalamnya terdapat kasur pasien, lemari, obat, lemari administrasi, timbangan berat badan, alat pengukur tinggi badan dan alat – alat peraga untuk kesehatan lainnya yang sudah sangat baik dilihat dari kwalitasnya.



5) Ruang Komputer
Ruang komputer SD No. 24 Dauh Puri terletak di sebelah selatan ruang perpustakaan, jumlah komputernya sebanyak 10 unit dilengkapi speaker aktif dan printer, yang dikelola oleh guru honorer yang secara khusus untuk mengajar komputer dan kualitas dari ruang komputer sudah sangat baik.

6) Ruang Guru
Ruang guru SD No. 24 Dauh Puri terletak di sebelah barat ruang perpustakaan dan ruang komputer ruangan ini merupakan tempat diskusi para guru dan tempat beristiharat setelah dan sebelum mengajar.
Adapun fasilitas yang ada yaitu :
(a)          Kursi guru
(b)         Meja
(c)          Sofa
(d)         Globe
(e)          Rak perlengkapan praktikum
(f)          Rak kerangka manusia
(g)         Alat peraga organ tubuh manusia

7) Ruang Kepala Sekolah
Ruang Kepala Sekolah SD No. 24 Dauh Puri sudah baik. Adapun Fasilitas di ruang Kepala Sekolah yaitu : jadwal mata pelajaran, struktur organisasi komite, data guru / pegawai dan jadwal kenaikan pangkat tahun ajaran 2010 / 2011, bagan struktur organisasi, grafik daya serap, jumlah murid menurut tingkat asal dan jenis kelamin, meja dan kursi kepala sekolah, kalender pendidikan, kegiatan mingguan, tugas kewajiban kepala sekolah, program kerja tahunan kepala sekolah, toilet, gudang, komputer, rak buku dan sofa.

8) Ruang Kelas
Ruang sekolah SD No. 24 Dauh Puri memiliki 10 kelas yang sangat menunjang kegiatan belajar mengajar. Kelengkapan untuk tiap ruangan kelas terdiri dari : satu buah papan tulis, meja guru dan kursi guru, meja dan kursi siswa, papan absen, daftar piket, daftar pelajaran, tata tertib siswa, papan pajangan, lemari buku, gambar-gambar ( Presiden, wakil Presiden, pancasila, pahlawan ), slogan-slogan, jam kedatangan siswa, samblung dan pelangkiran.

9)   Lain – lain
Di samping ruangan yang telah disebutkan diatas, di SD No. 24 Dauh Puri juga terdapat ruang Pramuka dan Kebudayaan yang berisi berbagai fasilitas kepramukaan dan kerja tangan yang dibuat oleh siswa.


D.    Penggunaan Sekolah
1)      Jumlah sekolah yang menggunakan bangunan ini hanyalah satu sekolah
2)      Jumlah “shift” tiap hari
Jumlah shift tiap hari di SD No. 24 Dauh Puri hanya satu shift yaitu mulai dari pukul 07.30 sampai pukul 12.30 wita. Khusus untuk kelas IIA dan IIB mulai pukul 10.00 – 12.30 wita.

E.     Keadaan Guru dan Siswa
1)      Jumlah keseluruhan guru di Seklolah ini berjumlah 16 guru tetap, dan satu orang Kepala Sekolah dan 2 orang guru honor yang mengajar bahasa Inggris. ( Daftar keadaan guru terlampir)
2)      Jumlah siswa secara keseluruhan berjumlah 469 orang yang terbagi menjadi 12 kelas
3)      Jumlah rerata siswa perkelas rata-rata 40 orang perkelas ( Data jumlah siswa perkelas secara rinci terlampir)
4)      Jumlah pegawai di Sekolah ini ada 4 orang dengan rincian 2 orang pegawai Tata Usaha, 1 orang pesuruh dan 1 orang pegawai penjaga keamanan sekolah.

F.  Interaksi Sosial
Interaksi sosial SD No. 24 Dauh Puri  sangat baik hubungan Kepala Sekolah dengan staf guru dan pegawai di Sekolah  sangat harmonis, terlihat dari interaksi komunikasi yang terjadi setiap hari yang dilakukan sangat terbuka dan saling menghormati satu sama lain.
Hubungan sosial antara guru dengan guru secara umum sangat baik, akrab dan penuh rasa kekeluargaan. Dilihat daricara mereka menyelesaikan masalah-masalah baik masalah administrasi maupun masalah siswa sehingga dapat berjalan dengan lancar.
Hubungan sosial antara guru dengan siswa sudah cukup baik, terlihat didalam kelas siswa memberi salam kepada guru. Dalam kegiatan belajar mengajar siswa mau bertanya pada guru dan segala permasalahannya yang tidak dapat dipecahkan oleh siswa, siswa langsung bertanya kepada gurunya.
Hubungan sosial antara siswa dengan siswa sudah sangat baik hal ini terlihat pada saat mereka melakukan interaksi komunikasi baik didalam kelas maupun pada saat istirahat walaupun ada beberapa anak yang bercanda agak sedikit mengganggu temannya.
Hubungan antar semua personal secara umum sudah sangat baik mereka saling menghormati dan menghargai pendapat satu sama lain, dan saling bekerja sama di dalam menghadapi berbagai masalah yang ada sehingga proses pembelajaran secara keseluruhan dapat berjalan dengan baik.

G.    Keberadaan dan Pelaksanaan Tata Tertib
Agar tercipta suasana yang aman, tertib, disiplin dan harmonis, di SD No. 24 Dauh Puri, Sekolah ini memiliki tata tertib dan peraturan-peraturan yang harus di taati dan dilaksanakan oleh seluruh personal sekolah dan selalu berpedoman pada panca tertib. Adapun pelaksana dari tata tertib tersebut antara lain sebagai berikut.
1)      Untuk siswa
      Seluruh siswa di lingkungan Sekolah diharuskan mentaati aturan dan tata tertib yang sudah tertulis dan ditempelkan pada dinding sekolah yang mengacu kepada tata tertib busana, waktu dan sebagainya dan apabila ada yang melanggar akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku. ( untuk lebih jelas tata tertib untuk siswa terlampir)
2)      Untuk Guru
      Tata tertib untuk guru juga sudah dirancang dan ditempel agar para guru dapat melaksanakan tugasnya dengan maksimal dan jika ada guru yang melanggar akan dikenakan sangsi sesuai ketentuan yang berlaku. (untuk lebih jelas tata tertib untuk guru terlampir)
3)      Untuk Pegawai
      Tata tertib untuk pegawai hampir sama dengan guru dan harus ditaati dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. ( untuk lebih jelas tata tertib untuk pegawai terlampir ).

H.    Kesan Umum
Kesan umum mengenai sekolah ini selama mengadakan observasi dan orientasi selama PPL – Real dilihat dari segi :
1)      Tata Ruang, Kebersihan dan Kerindangan sekolah sudah sangat baik. Hal ini dapat dilihat dari penataan dan pembagian ruang kelas maupun ruangan-ruangan yang lain sudah di tata dengan baik, begitu pula Kerindangan dan kebersihannya sudah sangat dijaga dengan baik hal ini dapat dilihat dari perawatan kebun pembersihan halaman yang dilakukan sehari-hari.
2)      Dilihat dari kelengkapan sarana dan prasarana SD No. 24 Dauh Puri sudah sangat memadai dan sudah memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik. Dilihat dari kelengkapan sarana dan prasarana perkelas sudah sangat lengkap, disamping itu  juga sarana penunjang pembelajaran yang lain seperti perpustakaan, Lab, ruang Komputer, ruang LKS dan ruang pramuka juga sudah tertata dengan baik dan lengkap.
3)      Perimbangan jumlah siswa, guru tetap, pegawai administrasi dan fasilitas yang tersedia sudah seimbang, hal ini dapat terlihat seluruh kelas sudah ada guru wali atau guru kelasnya masing-masing. Disamping itu beberapa mata pelajaran sudah ada guru bidang studinya seperti (Penjas, Agama, Bahasa Inggris, Bahasa Bali) dan pegawai baik pegawai perpustakaan, TU dan Penjaga sudah bekerja dengan baik sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan lancar.
4)      Dilihat dari segi Kedisiplinan siswa, guru, pegawai dan hubungan antar personal diantara mereka sudah sangat baik karena di Sekolah sudah memiliki tata tertib yang umum dan mengkhusus, baik tata tertib untuk siswa, untuk guru dan untuk pegawai sudah terpajang rapi sebagai acuan yang harus ditaati dan dilaksanakan oleh seluruh personal baik siswa maupun guru dan pegawai sehingga disiplin dapat berjalan dengan baik. Hubungan social diantara seluruh personal sudah sangat akrab dan penuh rasa kekeluargaan yang secara keseluruhan dari semua peraturan tata tertib tersebut selalu dikoordinir dan diawasi oleh Kepala Sekolah.
5)      Kesan-kesan lain yang ingin di sampaikan mengenai keadaan Sekolah yaitu, berkenaan dengan keadaan sekolah yang berdampingan SD lain disebelah timur, itu perlu diperhatikan, karena apabila ada siswa yang keluar masuk ke sekolah lain akan berdampak yang tidak baik.

I. Menemukan Siswa yang Bermasalah
Selama penulis melakukan latihan mengajar dari latihan mengajar terbimbing dan mandiri, penulis menemukan masalah. Masalah yaitu tentang siswa bermasalah belajar, maka penulis memberikan bimbingan belajar dengan :
1)      Identifikasi siswa yang bermasalah
Selama melakukan kegiatan belajar mengajar yang khususnya dikelas V, penulis melakukan identifikasi siswa yang bermasalah dalam belajar. Kasus yang penulis ungkap adalah salah satu diantaranya yaitu kasus anak yang lambat menerima pelajaran karena sering menganggu temannya pada saat proses pembelajaran berlangsung.
                   Nama                       : Zulkipli
                   Kelas                        : VA
Masalah             : Lambat dalam menerima pelajaran, sering mengganggu temannya pada saat proses pembelajaran berlangsung, dan tidak menghiraukan ucapan guru.
Melihat masalah yang dihadapi oleh siswa penulis sebagai mahasiswa calon guru melakukan bimbingan secara bertahap sehingga nantinya diharapkan dapat membantu masalah yang dihadapi. Tahap yang dilakukan yaitu sebagai berikut.
(a)    Identifikasi masalah yang dihadapi siswa.
Pendekatan yang pertama dilakukan adalah dengan memberikan perhatian khusus terhadap anak tersebut. Caranya dengan menganalisis masalahnya, dan mencarikan alternatif pemecahannya, sehingga nantinya ada pengetahuan yang ditunjukan siswa kearah yang lebih baik. Setelah dianalisis masalahnya ternyata anak tersebut memang sangat kurang dalam menerima pelajaran dan sering mengganggu temannya pada saat proses pembelajaran berlangsung dibandingkan.

(b)   Alternatif pemecahan masalah
Dari pendekatan awal yang dilakukan penulis memberikan perhatian dan tugas khusus kepada siswa tersebut misalnya: pada saat belajar penulis sengaja menyuruh siswa tersebut mengerjakan tugas-tugas di papan tulis walaupun siswa tersebut tidak mau kedepan namun penulis berusaha agar siswa tersebut mau kedepan. Di depan penulis berusaha membimbing siswa tersebut dan berusaha membuatnya mengerti. Disamping itu penulis juga memberikan tugas-tugas dirumah dengan harapan siswa tersebut belajar dan lebih paham tentang yang dipelajari di sekolah. Untuk kebiasaan siswa tersebut sering kali mengganggu temannya pada saat proses pembelajaran mahasiswa berusaha memberikan penjelasan kalau hal tersebut tidak baik dilakukan. Kebiasaan tersebut secara bertahap harus dihilangkan biar kelak bisa menjadi anak yang lebih pintar lagi. Disamping itu pada saat proses pembelajaran siswa ini tidak lepas-lepas dari perhatian agar tidak ada kesempatan untuk siswa tersebut menganggu temannya.
(c)    Evaluasi
Dari alternatif pemecahan yang dilakukan siswa menunjukkan perubahan dimana awalnya siswa tidak mau mengerjakan soal, menjadi mau mengerjakan soal walaupun terkadang jawabannya salah tetapi mereka sudah mau berusaha dan berani mencoba. Karena selalu merasa diperhatikan lebih baik pada saat proses pembelajaran maupun tidak siswa tersebut mulai bisa mengurangi kebiasaannya mengganggu teman didalam kelas.
(d)   Pemberian tindak lanjut
Upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah-masalah di atas, diadakan pendekatan-pendekatan terhadap siswa yang bermasalah dalam belajar pada saat proses belajar mengajar berlangsung ataupun pada saat jam istirahat sehingga siswa tidak merasa malu untuk mengutarakan masalah-masalah yang dihadapinya.

J.  Mengamati Guru Model
Selain melakukan observasi – orientasi mengenai lingkungan, fisik dan keadaan social pada awal PPL-Real, penulis juga melakukan kegiatan mengamati guru model di kelas pada saat proses pembelajaran berlangsung, penulis mengamati guru model sebanyak tiga orang dengan kelas dan mata pelajaran yang berbeda. Adapun data dari guru model yang diganti antara lain sebagai berikut.

Nama Sekolah                        : SD No. 24 Dauh Puri
1) Nama Guru                         : Ni Made Meni, S.Pd
    Kelas                                   : V
    Mata Pelajaran                    : Bahasa Indonesia
    Jam Pelajaran                      : 1 – 3 (07.30 – 09.30 wita )
    Hari/ Tanggal                      : Senin, 22 Agustus 2011
   
2) Nama Guru                         : Venny Nanlohy, A.Ma.Pd
    Kelas                                   : VI
    Mata Pelajaran                    : IPS
    Jam Pelajaran                      : 1 – 3 (07.30 – 09.30 wita )
    Hari/ Tanggal                      : Selasa, 23 Agustus 2011
   
3) Nama Guru                         : Ni Wayan Surniati, A.Ma.Pd
     Kelas                                  : V
     Mata Pelajaran                   : Matematika
     Jam Pelajaran                     : 4 – 5 (10.00 – 11.00 wita )
     Hari/ Tanggal                     : Selasa, 23 Agustus 2011
   
     
Berdasarkan hasil pengamatan terhadap tiga orang guru model diatas, penulis memperoleh pengalaman mengenai cara-cara dan teknik memberikan pelajaran dan hubungan interaksi sosial antara guru dengan murid dan sebaliknya. Adapun hal-hal yang dapat penulis catat dan laporkan mengenai prilaku guru dan siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung yaitu sebagai berikut.
1) Pembukaan / Pendahuluan
(a)    Pada saat memasuki kelas guru mengawalinya dengan mengucapkan salam pada siswa, kemudian guru mengecek kehadiran siswa.
(b)   Guru mengkondisikan kelas , jika semua siswa sudah duduk tenang,tertib guru mulai membuka pelajaran dengan cara bercerita atau mengingatkan kembali materi sebelumnya yang sudah di ajarkan. Kemudian guru mengadakan tanya jawab mengenai hal yang terkait dengan materi yang nantinya akan diajarkan.
(c)    Cara membuka pelajaran ( apersepsi ) sudah sesuai dengan materi yang akan dibawakan. Hal ini dapat kita lihat dari semangat siswa yang termotifasi untuk belajar dan tumbuh rasa ingin tahu siswa untuk mengetahui isi dari materi yang akan diajarkan
(d)   Dalam membuka pelajaran guru memerlukan waktu kurang lebih 5-10 menit disesuaikan dengan kepadatan materi yang akan diajarkan
(e)    Siswa tampak antusias memperhatikan penjelasan yang diberikan oleh guru
           
2) Inti Pelajaran
Dalam menyajikan materi pokok pelajaran, guru menggunakan berbagai macam srategi dan pendekatan pembelajaran demi kelancaran dan terciptanya suasana belajar yang kondusif dan efektif dengan alokasi waktu dan tuntutan materi yang diajarkan selain guru menjelaskan, guru juga mengaktifkan siswa dengan strategi sebagai berikut.
(a)    Memberikan penjelasan singkat mengenai materi kemudian mengajukan pertanyaan beberapa kali
(b)   Guru menugaskan siswa untuk membaca sepintas materi yang ada di buku sambil mendengarkan penjelasan dari guru
(c)    Guru melakukan tanya jawab seputar materi yang diajarkan
(d)   Untuk menguji pemahaman siswa terhadap materi maka guru memberikan soal – soal latihan dan tugas-tugas
(e)    Guru memberikan kesempatan bertanya bagi siswa jika ada hal-hal yang kurang dipahami mengenai materi yang telah dipelajari.

Dalam mengajukan pertanyaan hampir seluruh siswa mendapat kesempatan untuk menjawab soal atau mengemukakan pendapatnya. Selain dengan pertanyaan guru juga memberikan kesempatan bertanya kepada siswa jika ada hal – hal yang kurang dipahami oleh siswa. Siswa tidak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk bertanya dan siswa terlihat sangat antusias. Tetapi meskipun jarang terlihat namun ada siswa yang mengalami kesulitan belajar. Namun hal ini dapat diatasi guru dengan melakukan pendekatan kepada siswa yang mengalami kesulitan belajar dengan bertanya bagian mana yang belum dipahami oleh siswa kemudian langsung memberikan bimbingan. Sehingga siswa yang bersangkutan mampu untuk memecahkan masalah/ kesulitan yang dialaminya. Dari tiap – tiap kelas jarang ditemukan siswa yang menganggu ketertiban kelas. Jika ada siswa bersangkutan akan tegur atau diberi hukuman yang mendidik. Misalnya memberi siswa tersebut pertanyaan atau siswa trsebut diberikan tugas rumah tambahan. Secara umum kegiatan ini sudah berjalan dengan baik,kondusif, dan efektif yang berlangsung kurang lebih 50 menit.



3) Menutup Pelajaran
Dalam menutup pelajaran, guru melaksanakan beberapa kegiatan diantaranya :
(a)       Bersama siswa, guru menyimpulkan materi yang telah diajarkan
(b)      Melaksanakan evaluasi untuk menguji seberapa besar daya tangkap siswa terhadap materi yang telah diajarkan
(c)       Memberikan tindak lanjut berupa pekerjaan rumah untuk siswa
Untuk menilai hasil belajar siswa, guru dapat melihat melalui kemampuan siswa menjawab pertanyaan dan kemampuan siswa menyimpulkan materi pelajaran yang telah disajikan.
Untuk mengakhiri pelajaran atau untuk pindah ke pelajaran lain, guru menutup pelajaran dengan mengembalikan kondisi kelas dan mengucapkan salam penutup. Kegiatan menutup pelajaran ini berlangsung kurang lebih 10 menit.

4) Kesan Umum
Suasana pengamatan yang dilakukan terhadap beberapa guru model,   kesan penulis antara lain :
(a)    Guru dapat menciptakan suasana yang kondusif dan efektif dengan waktu dan materi yang dibawakan dan juga dengan suasana yang akrab dan tidak menegangkan.
(b)   Guru dapat memotifasi siswa untuk aktif dengan berbagai cara,mulai dari memberikan pertanyaan, tugas dan juga simulasi atau praktik.
(c)    Guru dapat mengelola kelas dengan baik, dan dapat mengkondisikan kelas dengan baik. Sehingga masalah-masalah belajar yang timbul dapat teratasi dan pembelajaran berjalan dengan lancer.
(d)   Guru dapat menciptakan suasana akrab, kekeluargaaan, penuh kasih sayang dan juga sabar. Sehingga siswa tampak antusias untuk belajar

5). Tindak Lanjut
Adapun tindak lanjut yang penulis lakukan setelah mengamati guru model adalah berdiskusi dengan guru model serta rekan PPL lainnya tentang temuan kemudian mulai menyusun laporan secara bertahap dan berkelanjutan.

BAB III
HASIL PPL DAN PEMBAHASAN

3.1 Hasil PPL
3.1.1 Dalam Kegiatan Pembelajaran
Adapun hasil pengamatan yang penulis dapatkan selama mengikuti PPL-Real ini yaitu pengalaman yang latihan mengajar baik secara terbimbing maupun secara mandiri dan pengalaman non mengajar dilaksanakan secara terpadu sesuai dengan jadwal. Hasil yang didapat penulis akan dipaparkan sebagai berikut.
a)      Pengalaman Kegiatan Pembelajaran
Latihan mengajar dilaksanakan setelah mahasiswa melaksanakan obeservasi orientasi sekolah mahasiswa terlebih dahulu memperhatikan model pelajaran dan pelaksanaannya dilakukan sesuai jadwal pelajaran dan materi pelajaran yang akan diajarkan kelas-kelas yang dipergunakan sebagai tempat praktek adalah semua kelas dari kelas I sampai kelas VI.
Kegiatan mengajar dibagi 2 tahap yaitu tahap mengajar terbimbing dan mengajar mandiri.
(1)   Latihan mengajar terbimbing
Pada latihan ini mahasiswa memperoleh bimbingan yang intensif dari guru pamong tentang model pembelajaran, pembuatan alat peraga dan cara melaksanakan pengajaran dikelas. Latihan ini dilaksanakan menggunakan model pembelajaran minimal 12 kali tampilan. Dalam setiap kali tampil akan diawasi oleh guru pamong ataupun guru kelas tempat dilaksanakannya praktek. Selain itu dosen pembimbing juga turut mengawasi pada waktu tertentu-tentu. Dalam model pembelajaran yang ditampilkan akan diberikan masukan atau saran oleh pengawas untuk mengetahui kekurangan yang ada agar bisa diperbaiki pada tampilan berikutnya. Penilaian dilakukan secara terbuka dan diisi pada lembar APKCG (Alat Penilaian Kemampuan Calon Guru) yang harus diserahkan oleh penulis sebelum tampil.
Setelah memperoleh 12 RPP terbimbing, penulis memberitahukan kepada guru pamong dan dosen pembimbing dengan persetujuan dari guru pamong dan dosen pembimbing penulis mengakhiri pelatihan terbimbing dan beralih ke pelatihan mandiri.

(2)   Pelatihan Mengajar Mandiri
Latihan mengajar mandiri ini dilaksnakan minimal 8 kali tampilan, pengawasan yang dilakukan oleh guru pamong, guru kelas maupun dosen pembimbing tidak lagi seintensif pada saat latihan mengajar terbimbing. Mahasiswa diberikan hak penuh dalam melaksanakan pembelajaran dikelas, baik guru pamong ataupun dosen pembimbing secara berkala tetap memantau perkembangan mahasiswa dan tetap memberi nilai lewat APKCG. Jadwal latihan mengajar terbimbing dan mandiri terlampir.

3.1.2     Dalam Kegiatan Non- Mengajar
Sebagai seorang guru tidak hanya dituntut untuk bisa mengajar, menyampaikan konsep pada siswa. Tapi juga harus mampu mengerjakan tugas non mengajar. Mengingat hal tersebut, penulis sebagai seorang calon guru telah melaksanakan kegiatan non mengajar seperti:
a)      Kegiatan Administrasi
Kegiatan adminstrasi yang dilaksanakan penulis pada waktu-waktu luang disela-sela kegiatan latihan mengajar, adapun kegiatan adminstrasi yang dikerjakan antara lain sebagai berikut.
     (1)   Memeriksa hasil ulangan / latihan siswa dan memasukannya dalam        

0 komentar:

Poskan Komentar
















LAPORAN AKHIR PPL – REAL
DI SEKOLAH DASAR NO. 24 DAUH PURI
PADA SEMESTER GANJIL 2011 / 2012




OLEH :
                        NAMA           :           I PUTU SUTRISNA
                        NIM                :           0811031367
                        JURUSAN     :           S1 PGSD
                        FAKULTAS :           ILMU PENDIDIKAN




LEMBAGA PENGEMBANGAN PENGALAMAN LAPANGAN
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA SINGARAJA
OKTOBER 2011





















LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN  INI TELAH DIBACA DAN DISETUJUI
SEBAGAI KELENGKAPAN TELAH MELAKSANAKAN
PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN




Pada
Hari           :  Jumat
Tanggal     :  28 Oktober 2011








Dosen Pembimbing




Drs. I Wayan Rinda S. S.Pd, M.Si
NIP. 1950 1230 1977 121 001
                                Guru Pamong




                                  Ni Made Meni,S.Pd
                                  NIP. 1969 1231 1988 042 002


                                                           

Mengetahui
Kepala Sekolah Dasar No. 24 Dauh Puri



Drs. Ida Bagus Putu Arthana
NIP. 1954 1211 1977 011 004

















PERNYATAAN

Dengan ini saya
         Nama              : I PUTU SUTRISNA
         NIM                : 0811031367
         Jur/Fak            : S1 PGSD/ILMU PENDIDIKAN
                        Judul laporan : Laporan Akhir PPL-Real di Sekolah Dasar No. 24 Dauh  Puri

Menyatakan bahwa laporan atau karya tulis ini dengan seluruh isi dan pengungkapannya memang benar tulisan asli saya sendiri dengan tidak melakukan penjiplakan dan penyampaian dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan kode etik yang berlaku dalam masyarakat keilmuan dan HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual).
Atas pernyataan ini, saya siap menanggung sanksi yang dijatuhkan kepada saya apabila kemudian ditemukan adanya pelanggaran atas etika keilmuwan dalam laporan saya ini, atau ada klaim terhadap keaslian karya saya ini.



Denpasar, 28 Oktober 2011
Yang membuat pernyataan



                                   I Putu Sutrisna
       NIM. 0811031367















KATA PENGANTAR

            Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat-Nyalah penulis dapat menyusun dan menyelesaikan laporan ini tepat pada waktunya.
            Penulis menyadari bahwa tersusunnya laporan ini tidak lepas dari bantuan, bimbingan dan arahan dari berbagai pihak, baik secara material maupun non material. Untuk itu pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :
  1. Bapak Drs. DB Kt. Ngr. Semara Putra, S.Pd,M.FOr selaku Ketua UUP-II Denpasar.
  2. Bapak Drs, I Wayan Rinda S.S.Pd, M.Si selaku Dosen Pembimbing.
  3. Bapak Drs. Ida Bagus Putu Arthana  selaku Kepala Sekolah SD No. 24 Dauh Puri.
  4. Ibu Made Meni, S.Pd sebagai Guru Pamong yang sangat membantu dalam pelaksanaan PPL-Real
  5. Bapak / Ibu Guru di SD. No. 24 Dauh Puri atas Sumbangsih informasi dan bantuannya.
  6. Rekan sejawat yang tidak dapat disebutkan satu persatu namanya yang telah memberikan masukan dan bantuan dalam penyunan laporan ini.

Penulis juga menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu, kritik dan saran dari pembaca yang bersifat membangun penulis harapkan, demi kesempurnaan penyusunan laporan selanjutnya. Dan semoga laporan ini bermanfaat bagi penulis khususnya dan pembaca pada umumnya.

                                                                                       Denpasar, 28 Oktober 2011


                                                       Penulis











DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN............................................................................ i
KATA PENGANTAR..................................................................................... ii
PERNYATAAN.............................................................................................. iii
DAFTAR ISI................................................................................................... iv
DAFTAR LAMPIRAN................................................................................... v
BAB I  PENDAHULUAN.............................................................................. 1
1.1        Latar Belakang............................................................................ 1
1.2        Tujuan.......................................................................................... 1
1.3        Manfaat....................................................................................... 2
BAB II  GAMBARAN SINGKAT SD NO. 24 DAUH PURI...................... 3
2.1       Struktur Organisasi....................................................................... 3
2.2       Lingkungan Fisik dan Non Fisik Sekolah.................................... 4
BAB III  HASIL PPL DAN PEMBAHASAN.............................................. 20
3.1    Hasil PPL.................................................................................... 20
3.1.1        Dalam Kegiatan Pembelajaran...................................... 20
3.1.2        Dalam Kegiatan Non-Mengajar.................................... 21
3.2    Pembahasan................................................................................ 22
3.3    Temuan Yang Bermakna............................................................ 26
BAB IV  PENUTUP........................................................................................ 26
4.2      Simpulan.............................................................................................. 28
4.3      Saran – saran........................................................................................ 28
LAMPIRAN-LAMPIRAN

 









DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1     Program Kerja PPL-Real
Lampiran 2     Bagan Struktur Organisasi
Lampiran 3     Bagan Struktur Organisasi Komite/Dewan Sekolah
Lampiran 4     Daftar Urut Kepangkatan Pegawai / Guru
Lampiran 5     Daftar Nama-nama Guru / Pegawai
Lampiran 6     Daftar Nama-nama Guru Pamong
Lampiran 7     Data Murid Menurut Kelas dan Jenis Kelamin
Lampiran 8     Data Murid Menurut Agama
Lampiran 9     Jadwal Pelajaran
Lampiran 10   Tugas Dan Kewajiban Guru
Lampiran 11   Visi dan Misi Sekolah
Lampiran 12   Daftar Jadwal Kegiatan Mengajar
Lampiran 13   Tata Tertib Berpakaian
Lampiran 14   Tata Tertib Guru Piket
Lampiran 15   Tata Tertib Waktu
Lampiran 16   Tata Tertib Orang Tua
Lampiran 17   Sepuluh Dasar Kemampuan Guru
Lampiran 18   Denah Sekolah
Lampiran 19   Surat Keterangan
Lampiran 20   Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang diujikan
Lampiran 21   Struktur Organisasi Mahasiswa PPL-Real


















BAB I
PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang

Dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas diperlukan profesionalisme bagi calon guru, khususnya guru Sekolah Dasar. Maka dari itu dalam pencapaian hal tersebut diprogramkan bagi mahasiswa calon guru seperti Program Pengenalan Lapangan Awal (PPL Awal), Micro Teaching, dan Pengenalan Lapangan Real (PPL Real). PPL Real merupakan muara dari program pendidikan yang telah dihayati dan dialami mahasiswa calon guru di bangku kuliah, maka PPL dapat diartikan sebagai suatu program yang merupakan ajang pelatihan untuk menerapkan berbagai pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam rangka pembentukan professionalisme guru yang sesuai dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni sesuai dengan tuntutan undang-undang pendidikan nasional. Melalui PPL Real ini juga akan membantu mahasiswa sebagai calon guru agar lebih mengenal situasi lingkungan lapangan kerja mereka nantinya serta sangat relevan untuk membentuk profesionalisme guru. Dalam program PPL Real ini dilaksanakan pula latihan mengajar terbimbing dan latihan mengajar mandiri.
Pelaksanaan PPL Real ini juga menuntun mahasiswa sebagai calon guru untuk membuat laporan hasil dari kegiatan Observasi/Orientasi selama melaksanakan kegiatan di SD. Pembuatan laporan ini adalah salah satu syarat agar dapat mengikuti ujian PPL Real.

1.2  Tujuan
Secara umum PPL-Real adalah untuk melatih Calon Guru agar memiliki kemampuan memperagakan kinerja dalam situasi nyata dalam kegiatan mengajar maupun tugas – tugas keguruan lainnya. Secara khusus PPL-Real bertujuan agar mehasiswa dapat menimba dan menyerap pengalaman secara langsung  dan cermat tentang :
a)      Mengenal secara cermat lingkungan fisik,administratif,akademik, sosial-psikologis sekolah dan sistim pengelolaan yang dikembangkan
b)      Menguasai dan mampu mengembangkan berbagai ketrampilan dasar mengajar
c)      Dapat menerapkan berbagai kemampuan profesional keguruan secara utuh dan terpadu dalam situasi nyata
d)     Mampu mengembangkan aspek pribadi dan sosial dilingkungan sekolah
e)      Menarik kesimpulan nilai edukatif dari penghayatan dan pengalaman selama latihan melalui refeksi dan menuangkan hasil refleksi itu dalam bentuk laporan 

1.3  Manfaat
Adapun manfaat yang didapat selama mengikuti kegiatan PPL adalah sebagai berikut.
a)      Pengalaman selama PPL Real yang dapat digunakan sebagai modal dasar dalam mengembangkan profesionalitas sebagai seorang guru kelak di Sekolah Dasar.
b)      Pengalaman selama mengikuti PPL Real akan sangat bermakna bagi calon guru pada saat mengemban tugas nyata di sekolah.
c)      Mahasiswa akan mengetahui watak dan karakteristik dari tiap-tiap siswa yang jenjangnya berbeda-beda.
d)     Berbagai pengalaman yang berhasil diserap dalam PPL Real secara langsung/tidak langsung, akan bermakna bagi lulusan dalam mengalami kehidupan di masyarakat


BAB II
GAMBARAN SINGKAT SD NO. 24 DAUH PURI

2.1    Struktur Organisasi
        Sekolah Dasar NO. 24 Dauh Puri terletak di Jalan Serma Made Pil No. 35 Denpasar Barat. Sekolah ini didirikan pada tanggal 1 Juli 1985  yang berstatus negeri yang sekarang berada di bawah pimpinan Drs. Ida Bagus Putu Arthana. Kondisi sekolah ini baik. Hal ini dapat dilihat dari bangunan sekolah yang terawat dan halaman sekolah yang bersih. Kebun – kebun juga sudah tertata dengan rapi. Ini berkat peranan guru dengan siswa yang selalu aktif merawat sekolah dengan baik, dimana setiap harinya siswa menyapu halaman sesuai dengan piket masing- masing dan juga dengan pantauan/ pengawasan guru. Sehingga suasana sekolah menjadi nyaman.
Seperti halnya sekolah – sekolah lainnya sekolah ini memiliki struktur organisasi tersendiri. Untuk lebih jelasnya tabel struktur organisasi Sekolah  terlampir.

2.2    Lingkungan Fisik dan Lingkungan Sekolah
Pada awal melakukan PPL – Real, setelah mengadakan perkenalan dan serah terima di Sekolah setempat baik dengan Kepala Sekolah dan staf guru dan pegawai, diadakan observasi dan orientasi selama dua minggu sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh Lembaga ( LPPL). Kegiatan orientasi atau observasi dilakukan untuk melihat atau mengamati secara langsung keadaan sekolah, kegiatan yang ada di dalam kelas maupun di luar kelas. Adapun data – data yang diperoleh pada observasi orientasi antara lain sebagai berikut :
 Nama Sekolah                     :  SD No. 24 Dauh Puri
 Alamat Sekolah                   :  Jln. Serma Made Pil, No. 35 Kecamatan Denpasar Barat
 Nara Sumber                       :  1. Drs. Ida Bagus Putu Arthana
                                                2. Bapak Dwi Gunadi, A.Ma.Pd
                                                3. Ibu Made Meni,S.Pd
 Tanggal Pengamatan           :  8  s/d 22 Agustus 2011
      Pada saat pelaksanaan PPL-Real di SD dilakukan pengamatan dan observasi. Cara yang dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai data – data yang ada di sekolah SD No.24 Dauh Puri yaitu dengan wawancara dan diskusi baik dengan guru, pegawai, dan para siswa. Dari wawancara dan pengamatan yang dilakukan, diperoleh informasi data –data mengenai :
A. Keadaan Fisik Sekolah
1) Luas tanah                                :  16 Are
2) Jumlah Ruang kelas                  :  10 kelas
3) Ukuran rerata ruang kelas         :  7 x 9 m2
4) Jumlah bangunan lain yang ada :
a). Padmasana                   , luasnya 4 x 4 m2
b). Rumah guru                 ,  luasnya 6 x 6 m2
c). Kantin                          , luasnya 3 x 4 m2
d). Tempat parkir              , luasnya 5 x 5 m2
e). Penunggun karang       , luasnya 2,5 x 2,5 m2
f.) Kamar mandi                , luasnya 4 x 6 m2
5) Lapangan olah raga di Sekolah ini berjenis lapangan terbuka. Lapangan ini beralaskan paping sehingga lapangan ini sangat bersih. Lapangan ini disamping digunakan untuk berolah raga juga digunakan untuk melakukan upacara bendera. Ukuran dari lapangan tersebut 12 x 25 m2 (300 m2)

B. Keadaan Lingkungan Sekolah
1) Jenis bangunan yang mengelilingi sekolah :
      Karena letak Sekolah ini di tengah perkotaan maka sekolah itu dikelilingi oleh perumahan, pasar dan pertokoan. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut :
      Sebelah Utara           :  Masjid dan Perumahan
      Sebelah Timur          :  SD No. 8 Dauh Puri dan Perumahan
      Sebelah Selatan        :  Pasar Sanglah dan Pertokoan
      Sebelah Barat           :  Jalan Raya Serma Made Pil

2) Kondisi Lingkungan
     Kondisi lingkungan di SD 24 Dauh Puri sangat strategis walaupun suasananya sangat ramai karena letaknya yang dekat pasar dan di pertokoan tetapi tidak mengurangi kenyamanan pada saat melaksanakan kegiatan pembelajaran. Disamping itu juga kenyamanan dan kerindangan sekolah sudah dijaga dan ditata rapi hal ini bisa terlihat dari kebun yang terawat dengan baik.

C.    Fasilitas Sekolah
1)      Fasilitas perpustakaan
Ruang Perustakaan SD No. 24 Dauh Puri dilihat dari jumlah buku, penataan dan pengelolaannya kondisinya sangat baik, karena dikelola oleh pegawai yang secara khusus bertugas mengelola perpustakaan. Dimana buku dari perpustakaan berasal dari sumbangan Departemen pendidikan, Sumbangan walimurid, dan dana BOS. Penataan buku di perpustakaan ini diklasifikasikan menurut jenis buku, adapun rinciannya adalah sebagai berikut :
a). Klasifikasi Non Fiksi
      Judul buku      :  Pertanian
      Jumlah buku    :  126 Eksemplar
b). Klasifikasi Fiksi
      Jenis buku       :  Bacaan Umum
      Jumlah buku    :  1119  Eksemplar
c). Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Fisika
      Jumlah buku    :  78  Eksemplar
d).   Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Agama Islam
      Jumlah buku    :  23  Eksemplar
e).  Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Koprasi
      Jumlah buku    :  14  Eksemplar
f).  Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Geografi dan Sejarah Umum
      Jumlah buku    :  88  Eksemplar
g).  Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Teknologi Ke IPA an
      Jumlah buku    :  88  Eksemplar
h).  Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Seni Musik
      Jumlah buku    :  17  Eksemplar
i).   Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Olah Raga
      Jumlah buku    :  10  Eksemplar
j).   Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Biologi
      Jumlah buku    :  182  Eksemplar
k).  Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Seni Rekreasi
      Jumlah buku    :  19  Eksemplar
l).   Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Keterampilan
      Jumlah buku    :  24  Eksemplar
m). Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Menggambar Dekorasi
      Jumlah buku    :  24  Eksemplar
n).  Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Penemu
      Jumlah buku    :  28  Eksemplar
o).  Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Agama Hindu
      Jumlah buku    :  148  Eksemplar
p).  Klasifikasi Non Fiksi
      Jenis buku       :  Peternakan
      Jumlah buku    :  32  Eksemplar
Perpustakaan SD No. 24 Dauh Puri tertata dengan rapi karena ada petugas yang bertanggung jawab menata dan mengawasi perpustakaan perpustakaan juga sekaligus menjadi tempat kami berdiskusi dan mengerjakan tugas-tugas selama melaksanakan PPL.

2) Laboratorium
Laboratorium di Sekolah terdapat pada ruangan khusus yang perlengkapannya terdiri atas Alat-alat peraga IPA, KIT IPA, Alat peraga matematika ruang laboratorium juga disebut ruang multimedia.

3) Ruang BK ( Bimbingan Konseling)
Di SD No. 24 Dauh Puri belum memiliki ruang BK secara mengkhusus. Jika ada siswa yang bermasalah di tangani langsung oleh guru kelas.

4) Ruang UKS
Ruang UKS di SD No. 24 Dauh Puri terdapat pada ruangan khusus yang di dalamnya terdapat kasur pasien, lemari, obat, lemari administrasi, timbangan berat badan, alat pengukur tinggi badan dan alat – alat peraga untuk kesehatan lainnya yang sudah sangat baik dilihat dari kwalitasnya.



5) Ruang Komputer
Ruang komputer SD No. 24 Dauh Puri terletak di sebelah selatan ruang perpustakaan, jumlah komputernya sebanyak 10 unit dilengkapi speaker aktif dan printer, yang dikelola oleh guru honorer yang secara khusus untuk mengajar komputer dan kualitas dari ruang komputer sudah sangat baik.

6) Ruang Guru
Ruang guru SD No. 24 Dauh Puri terletak di sebelah barat ruang perpustakaan dan ruang komputer ruangan ini merupakan tempat diskusi para guru dan tempat beristiharat setelah dan sebelum mengajar.
Adapun fasilitas yang ada yaitu :
(a)          Kursi guru
(b)         Meja
(c)          Sofa
(d)         Globe
(e)          Rak perlengkapan praktikum
(f)          Rak kerangka manusia
(g)         Alat peraga organ tubuh manusia

7) Ruang Kepala Sekolah
Ruang Kepala Sekolah SD No. 24 Dauh Puri sudah baik. Adapun Fasilitas di ruang Kepala Sekolah yaitu : jadwal mata pelajaran, struktur organisasi komite, data guru / pegawai dan jadwal kenaikan pangkat tahun ajaran 2010 / 2011, bagan struktur organisasi, grafik daya serap, jumlah murid menurut tingkat asal dan jenis kelamin, meja dan kursi kepala sekolah, kalender pendidikan, kegiatan mingguan, tugas kewajiban kepala sekolah, program kerja tahunan kepala sekolah, toilet, gudang, komputer, rak buku dan sofa.

8) Ruang Kelas
Ruang sekolah SD No. 24 Dauh Puri memiliki 10 kelas yang sangat menunjang kegiatan belajar mengajar. Kelengkapan untuk tiap ruangan kelas terdiri dari : satu buah papan tulis, meja guru dan kursi guru, meja dan kursi siswa, papan absen, daftar piket, daftar pelajaran, tata tertib siswa, papan pajangan, lemari buku, gambar-gambar ( Presiden, wakil Presiden, pancasila, pahlawan ), slogan-slogan, jam kedatangan siswa, samblung dan pelangkiran.

9)   Lain – lain
Di samping ruangan yang telah disebutkan diatas, di SD No. 24 Dauh Puri juga terdapat ruang Pramuka dan Kebudayaan yang berisi berbagai fasilitas kepramukaan dan kerja tangan yang dibuat oleh siswa.


D.    Penggunaan Sekolah
1)      Jumlah sekolah yang menggunakan bangunan ini hanyalah satu sekolah
2)      Jumlah “shift” tiap hari
Jumlah shift tiap hari di SD No. 24 Dauh Puri hanya satu shift yaitu mulai dari pukul 07.30 sampai pukul 12.30 wita. Khusus untuk kelas IIA dan IIB mulai pukul 10.00 – 12.30 wita.

E.     Keadaan Guru dan Siswa
1)      Jumlah keseluruhan guru di Seklolah ini berjumlah 16 guru tetap, dan satu orang Kepala Sekolah dan 2 orang guru honor yang mengajar bahasa Inggris. ( Daftar keadaan guru terlampir)
2)      Jumlah siswa secara keseluruhan berjumlah 469 orang yang terbagi menjadi 12 kelas
3)      Jumlah rerata siswa perkelas rata-rata 40 orang perkelas ( Data jumlah siswa perkelas secara rinci terlampir)
4)      Jumlah pegawai di Sekolah ini ada 4 orang dengan rincian 2 orang pegawai Tata Usaha, 1 orang pesuruh dan 1 orang pegawai penjaga keamanan sekolah.

F.  Interaksi Sosial
Interaksi sosial SD No. 24 Dauh Puri  sangat baik hubungan Kepala Sekolah dengan staf guru dan pegawai di Sekolah  sangat harmonis, terlihat dari interaksi komunikasi yang terjadi setiap hari yang dilakukan sangat terbuka dan saling menghormati satu sama lain.
Hubungan sosial antara guru dengan guru secara umum sangat baik, akrab dan penuh rasa kekeluargaan. Dilihat daricara mereka menyelesaikan masalah-masalah baik masalah administrasi maupun masalah siswa sehingga dapat berjalan dengan lancar.
Hubungan sosial antara guru dengan siswa sudah cukup baik, terlihat didalam kelas siswa memberi salam kepada guru. Dalam kegiatan belajar mengajar siswa mau bertanya pada guru dan segala permasalahannya yang tidak dapat dipecahkan oleh siswa, siswa langsung bertanya kepada gurunya.
Hubungan sosial antara siswa dengan siswa sudah sangat baik hal ini terlihat pada saat mereka melakukan interaksi komunikasi baik didalam kelas maupun pada saat istirahat walaupun ada beberapa anak yang bercanda agak sedikit mengganggu temannya.
Hubungan antar semua personal secara umum sudah sangat baik mereka saling menghormati dan menghargai pendapat satu sama lain, dan saling bekerja sama di dalam menghadapi berbagai masalah yang ada sehingga proses pembelajaran secara keseluruhan dapat berjalan dengan baik.

G.    Keberadaan dan Pelaksanaan Tata Tertib
Agar tercipta suasana yang aman, tertib, disiplin dan harmonis, di SD No. 24 Dauh Puri, Sekolah ini memiliki tata tertib dan peraturan-peraturan yang harus di taati dan dilaksanakan oleh seluruh personal sekolah dan selalu berpedoman pada panca tertib. Adapun pelaksana dari tata tertib tersebut antara lain sebagai berikut.
1)      Untuk siswa
      Seluruh siswa di lingkungan Sekolah diharuskan mentaati aturan dan tata tertib yang sudah tertulis dan ditempelkan pada dinding sekolah yang mengacu kepada tata tertib busana, waktu dan sebagainya dan apabila ada yang melanggar akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku. ( untuk lebih jelas tata tertib untuk siswa terlampir)
2)      Untuk Guru
      Tata tertib untuk guru juga sudah dirancang dan ditempel agar para guru dapat melaksanakan tugasnya dengan maksimal dan jika ada guru yang melanggar akan dikenakan sangsi sesuai ketentuan yang berlaku. (untuk lebih jelas tata tertib untuk guru terlampir)
3)      Untuk Pegawai
      Tata tertib untuk pegawai hampir sama dengan guru dan harus ditaati dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. ( untuk lebih jelas tata tertib untuk pegawai terlampir ).

H.    Kesan Umum
Kesan umum mengenai sekolah ini selama mengadakan observasi dan orientasi selama PPL – Real dilihat dari segi :
1)      Tata Ruang, Kebersihan dan Kerindangan sekolah sudah sangat baik. Hal ini dapat dilihat dari penataan dan pembagian ruang kelas maupun ruangan-ruangan yang lain sudah di tata dengan baik, begitu pula Kerindangan dan kebersihannya sudah sangat dijaga dengan baik hal ini dapat dilihat dari perawatan kebun pembersihan halaman yang dilakukan sehari-hari.
2)      Dilihat dari kelengkapan sarana dan prasarana SD No. 24 Dauh Puri sudah sangat memadai dan sudah memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik. Dilihat dari kelengkapan sarana dan prasarana perkelas sudah sangat lengkap, disamping itu  juga sarana penunjang pembelajaran yang lain seperti perpustakaan, Lab, ruang Komputer, ruang LKS dan ruang pramuka juga sudah tertata dengan baik dan lengkap.
3)      Perimbangan jumlah siswa, guru tetap, pegawai administrasi dan fasilitas yang tersedia sudah seimbang, hal ini dapat terlihat seluruh kelas sudah ada guru wali atau guru kelasnya masing-masing. Disamping itu beberapa mata pelajaran sudah ada guru bidang studinya seperti (Penjas, Agama, Bahasa Inggris, Bahasa Bali) dan pegawai baik pegawai perpustakaan, TU dan Penjaga sudah bekerja dengan baik sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan lancar.
4)      Dilihat dari segi Kedisiplinan siswa, guru, pegawai dan hubungan antar personal diantara mereka sudah sangat baik karena di Sekolah sudah memiliki tata tertib yang umum dan mengkhusus, baik tata tertib untuk siswa, untuk guru dan untuk pegawai sudah terpajang rapi sebagai acuan yang harus ditaati dan dilaksanakan oleh seluruh personal baik siswa maupun guru dan pegawai sehingga disiplin dapat berjalan dengan baik. Hubungan social diantara seluruh personal sudah sangat akrab dan penuh rasa kekeluargaan yang secara keseluruhan dari semua peraturan tata tertib tersebut selalu dikoordinir dan diawasi oleh Kepala Sekolah.
5)      Kesan-kesan lain yang ingin di sampaikan mengenai keadaan Sekolah yaitu, berkenaan dengan keadaan sekolah yang berdampingan SD lain disebelah timur, itu perlu diperhatikan, karena apabila ada siswa yang keluar masuk ke sekolah lain akan berdampak yang tidak baik.

I. Menemukan Siswa yang Bermasalah
Selama penulis melakukan latihan mengajar dari latihan mengajar terbimbing dan mandiri, penulis menemukan masalah. Masalah yaitu tentang siswa bermasalah belajar, maka penulis memberikan bimbingan belajar dengan :
1)      Identifikasi siswa yang bermasalah
Selama melakukan kegiatan belajar mengajar yang khususnya dikelas V, penulis melakukan identifikasi siswa yang bermasalah dalam belajar. Kasus yang penulis ungkap adalah salah satu diantaranya yaitu kasus anak yang lambat menerima pelajaran karena sering menganggu temannya pada saat proses pembelajaran berlangsung.
                   Nama                       : Zulkipli
                   Kelas                        : VA
Masalah             : Lambat dalam menerima pelajaran, sering mengganggu temannya pada saat proses pembelajaran berlangsung, dan tidak menghiraukan ucapan guru.
Melihat masalah yang dihadapi oleh siswa penulis sebagai mahasiswa calon guru melakukan bimbingan secara bertahap sehingga nantinya diharapkan dapat membantu masalah yang dihadapi. Tahap yang dilakukan yaitu sebagai berikut.
(a)    Identifikasi masalah yang dihadapi siswa.
Pendekatan yang pertama dilakukan adalah dengan memberikan perhatian khusus terhadap anak tersebut. Caranya dengan menganalisis masalahnya, dan mencarikan alternatif pemecahannya, sehingga nantinya ada pengetahuan yang ditunjukan siswa kearah yang lebih baik. Setelah dianalisis masalahnya ternyata anak tersebut memang sangat kurang dalam menerima pelajaran dan sering mengganggu temannya pada saat proses pembelajaran berlangsung dibandingkan.

(b)   Alternatif pemecahan masalah
Dari pendekatan awal yang dilakukan penulis memberikan perhatian dan tugas khusus kepada siswa tersebut misalnya: pada saat belajar penulis sengaja menyuruh siswa tersebut mengerjakan tugas-tugas di papan tulis walaupun siswa tersebut tidak mau kedepan namun penulis berusaha agar siswa tersebut mau kedepan. Di depan penulis berusaha membimbing siswa tersebut dan berusaha membuatnya mengerti. Disamping itu penulis juga memberikan tugas-tugas dirumah dengan harapan siswa tersebut belajar dan lebih paham tentang yang dipelajari di sekolah. Untuk kebiasaan siswa tersebut sering kali mengganggu temannya pada saat proses pembelajaran mahasiswa berusaha memberikan penjelasan kalau hal tersebut tidak baik dilakukan. Kebiasaan tersebut secara bertahap harus dihilangkan biar kelak bisa menjadi anak yang lebih pintar lagi. Disamping itu pada saat proses pembelajaran siswa ini tidak lepas-lepas dari perhatian agar tidak ada kesempatan untuk siswa tersebut menganggu temannya.
(c)    Evaluasi
Dari alternatif pemecahan yang dilakukan siswa menunjukkan perubahan dimana awalnya siswa tidak mau mengerjakan soal, menjadi mau mengerjakan soal walaupun terkadang jawabannya salah tetapi mereka sudah mau berusaha dan berani mencoba. Karena selalu merasa diperhatikan lebih baik pada saat proses pembelajaran maupun tidak siswa tersebut mulai bisa mengurangi kebiasaannya mengganggu teman didalam kelas.
(d)   Pemberian tindak lanjut
Upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah-masalah di atas, diadakan pendekatan-pendekatan terhadap siswa yang bermasalah dalam belajar pada saat proses belajar mengajar berlangsung ataupun pada saat jam istirahat sehingga siswa tidak merasa malu untuk mengutarakan masalah-masalah yang dihadapinya.

J.  Mengamati Guru Model
Selain melakukan observasi – orientasi mengenai lingkungan, fisik dan keadaan social pada awal PPL-Real, penulis juga melakukan kegiatan mengamati guru model di kelas pada saat proses pembelajaran berlangsung, penulis mengamati guru model sebanyak tiga orang dengan kelas dan mata pelajaran yang berbeda. Adapun data dari guru model yang diganti antara lain sebagai berikut.

Nama Sekolah                        : SD No. 24 Dauh Puri
1) Nama Guru                         : Ni Made Meni, S.Pd
    Kelas                                   : V
    Mata Pelajaran                    : Bahasa Indonesia
    Jam Pelajaran                      : 1 – 3 (07.30 – 09.30 wita )
    Hari/ Tanggal                      : Senin, 22 Agustus 2011
   
2) Nama Guru                         : Venny Nanlohy, A.Ma.Pd
    Kelas                                   : VI
    Mata Pelajaran                    : IPS
    Jam Pelajaran                      : 1 – 3 (07.30 – 09.30 wita )
    Hari/ Tanggal                      : Selasa, 23 Agustus 2011
   
3) Nama Guru                         : Ni Wayan Surniati, A.Ma.Pd
     Kelas                                  : V
     Mata Pelajaran                   : Matematika
     Jam Pelajaran                     : 4 – 5 (10.00 – 11.00 wita )
     Hari/ Tanggal                     : Selasa, 23 Agustus 2011
   
     
Berdasarkan hasil pengamatan terhadap tiga orang guru model diatas, penulis memperoleh pengalaman mengenai cara-cara dan teknik memberikan pelajaran dan hubungan interaksi sosial antara guru dengan murid dan sebaliknya. Adapun hal-hal yang dapat penulis catat dan laporkan mengenai prilaku guru dan siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung yaitu sebagai berikut.
1) Pembukaan / Pendahuluan
(a)    Pada saat memasuki kelas guru mengawalinya dengan mengucapkan salam pada siswa, kemudian guru mengecek kehadiran siswa.
(b)   Guru mengkondisikan kelas , jika semua siswa sudah duduk tenang,tertib guru mulai membuka pelajaran dengan cara bercerita atau mengingatkan kembali materi sebelumnya yang sudah di ajarkan. Kemudian guru mengadakan tanya jawab mengenai hal yang terkait dengan materi yang nantinya akan diajarkan.
(c)    Cara membuka pelajaran ( apersepsi ) sudah sesuai dengan materi yang akan dibawakan. Hal ini dapat kita lihat dari semangat siswa yang termotifasi untuk belajar dan tumbuh rasa ingin tahu siswa untuk mengetahui isi dari materi yang akan diajarkan
(d)   Dalam membuka pelajaran guru memerlukan waktu kurang lebih 5-10 menit disesuaikan dengan kepadatan materi yang akan diajarkan
(e)    Siswa tampak antusias memperhatikan penjelasan yang diberikan oleh guru
           
2) Inti Pelajaran
Dalam menyajikan materi pokok pelajaran, guru menggunakan berbagai macam srategi dan pendekatan pembelajaran demi kelancaran dan terciptanya suasana belajar yang kondusif dan efektif dengan alokasi waktu dan tuntutan materi yang diajarkan selain guru menjelaskan, guru juga mengaktifkan siswa dengan strategi sebagai berikut.
(a)    Memberikan penjelasan singkat mengenai materi kemudian mengajukan pertanyaan beberapa kali
(b)   Guru menugaskan siswa untuk membaca sepintas materi yang ada di buku sambil mendengarkan penjelasan dari guru
(c)    Guru melakukan tanya jawab seputar materi yang diajarkan
(d)   Untuk menguji pemahaman siswa terhadap materi maka guru memberikan soal – soal latihan dan tugas-tugas
(e)    Guru memberikan kesempatan bertanya bagi siswa jika ada hal-hal yang kurang dipahami mengenai materi yang telah dipelajari.

Dalam mengajukan pertanyaan hampir seluruh siswa mendapat kesempatan untuk menjawab soal atau mengemukakan pendapatnya. Selain dengan pertanyaan guru juga memberikan kesempatan bertanya kepada siswa jika ada hal – hal yang kurang dipahami oleh siswa. Siswa tidak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk bertanya dan siswa terlihat sangat antusias. Tetapi meskipun jarang terlihat namun ada siswa yang mengalami kesulitan belajar. Namun hal ini dapat diatasi guru dengan melakukan pendekatan kepada siswa yang mengalami kesulitan belajar dengan bertanya bagian mana yang belum dipahami oleh siswa kemudian langsung memberikan bimbingan. Sehingga siswa yang bersangkutan mampu untuk memecahkan masalah/ kesulitan yang dialaminya. Dari tiap – tiap kelas jarang ditemukan siswa yang menganggu ketertiban kelas. Jika ada siswa bersangkutan akan tegur atau diberi hukuman yang mendidik. Misalnya memberi siswa tersebut pertanyaan atau siswa trsebut diberikan tugas rumah tambahan. Secara umum kegiatan ini sudah berjalan dengan baik,kondusif, dan efektif yang berlangsung kurang lebih 50 menit.



3) Menutup Pelajaran
Dalam menutup pelajaran, guru melaksanakan beberapa kegiatan diantaranya :
(a)       Bersama siswa, guru menyimpulkan materi yang telah diajarkan
(b)      Melaksanakan evaluasi untuk menguji seberapa besar daya tangkap siswa terhadap materi yang telah diajarkan
(c)       Memberikan tindak lanjut berupa pekerjaan rumah untuk siswa
Untuk menilai hasil belajar siswa, guru dapat melihat melalui kemampuan siswa menjawab pertanyaan dan kemampuan siswa menyimpulkan materi pelajaran yang telah disajikan.
Untuk mengakhiri pelajaran atau untuk pindah ke pelajaran lain, guru menutup pelajaran dengan mengembalikan kondisi kelas dan mengucapkan salam penutup. Kegiatan menutup pelajaran ini berlangsung kurang lebih 10 menit.

4) Kesan Umum
Suasana pengamatan yang dilakukan terhadap beberapa guru model,   kesan penulis antara lain :
(a)    Guru dapat menciptakan suasana yang kondusif dan efektif dengan waktu dan materi yang dibawakan dan juga dengan suasana yang akrab dan tidak menegangkan.
(b)   Guru dapat memotifasi siswa untuk aktif dengan berbagai cara,mulai dari memberikan pertanyaan, tugas dan juga simulasi atau praktik.
(c)    Guru dapat mengelola kelas dengan baik, dan dapat mengkondisikan kelas dengan baik. Sehingga masalah-masalah belajar yang timbul dapat teratasi dan pembelajaran berjalan dengan lancer.
(d)   Guru dapat menciptakan suasana akrab, kekeluargaaan, penuh kasih sayang dan juga sabar. Sehingga siswa tampak antusias untuk belajar

5). Tindak Lanjut
Adapun tindak lanjut yang penulis lakukan setelah mengamati guru model adalah berdiskusi dengan guru model serta rekan PPL lainnya tentang temuan kemudian mulai menyusun laporan secara bertahap dan berkelanjutan.

BAB III
HASIL PPL DAN PEMBAHASAN

3.1 Hasil PPL
3.1.1 Dalam Kegiatan Pembelajaran
Adapun hasil pengamatan yang penulis dapatkan selama mengikuti PPL-Real ini yaitu pengalaman yang latihan mengajar baik secara terbimbing maupun secara mandiri dan pengalaman non mengajar dilaksanakan secara terpadu sesuai dengan jadwal. Hasil yang didapat penulis akan dipaparkan sebagai berikut.
a)      Pengalaman Kegiatan Pembelajaran
Latihan mengajar dilaksanakan setelah mahasiswa melaksanakan obeservasi orientasi sekolah mahasiswa terlebih dahulu memperhatikan model pelajaran dan pelaksanaannya dilakukan sesuai jadwal pelajaran dan materi pelajaran yang akan diajarkan kelas-kelas yang dipergunakan sebagai tempat praktek adalah semua kelas dari kelas I sampai kelas VI.
Kegiatan mengajar dibagi 2 tahap yaitu tahap mengajar terbimbing dan mengajar mandiri.
(1)   Latihan mengajar terbimbing
Pada latihan ini mahasiswa memperoleh bimbingan yang intensif dari guru pamong tentang model pembelajaran, pembuatan alat peraga dan cara melaksanakan pengajaran dikelas. Latihan ini dilaksanakan menggunakan model pembelajaran minimal 12 kali tampilan. Dalam setiap kali tampil akan diawasi oleh guru pamong ataupun guru kelas tempat dilaksanakannya praktek. Selain itu dosen pembimbing juga turut mengawasi pada waktu tertentu-tentu. Dalam model pembelajaran yang ditampilkan akan diberikan masukan atau saran oleh pengawas untuk mengetahui kekurangan yang ada agar bisa diperbaiki pada tampilan berikutnya. Penilaian dilakukan secara terbuka dan diisi pada lembar APKCG (Alat Penilaian Kemampuan Calon Guru) yang harus diserahkan oleh penulis sebelum tampil.
Setelah memperoleh 12 RPP terbimbing, penulis memberitahukan kepada guru pamong dan dosen pembimbing dengan persetujuan dari guru pamong dan dosen pembimbing penulis mengakhiri pelatihan terbimbing dan beralih ke pelatihan mandiri.

(2)   Pelatihan Mengajar Mandiri
Latihan mengajar mandiri ini dilaksnakan minimal 8 kali tampilan, pengawasan yang dilakukan oleh guru pamong, guru kelas maupun dosen pembimbing tidak lagi seintensif pada saat latihan mengajar terbimbing. Mahasiswa diberikan hak penuh dalam melaksanakan pembelajaran dikelas, baik guru pamong ataupun dosen pembimbing secara berkala tetap memantau perkembangan mahasiswa dan tetap memberi nilai lewat APKCG. Jadwal latihan mengajar terbimbing dan mandiri terlampir.

3.1.2     Dalam Kegiatan Non- Mengajar
Sebagai seorang guru tidak hanya dituntut untuk bisa mengajar, menyampaikan konsep pada siswa. Tapi juga harus mampu mengerjakan tugas non mengajar. Mengingat hal tersebut, penulis sebagai seorang calon guru telah melaksanakan kegiatan non mengajar seperti:
a)      Kegiatan Administrasi
Kegiatan adminstrasi yang dilaksanakan penulis pada waktu-waktu luang disela-sela kegiatan latihan mengajar, adapun kegiatan adminstrasi yang dikerjakan antara lain sebagai berikut.
     (1)   Memeriksa hasil ulangan / latihan siswa dan memasukannya dalam        
Diposkan oleh Putu Sutrisna

0 komentar: